Login

Username

Password



Not a member yet?
Click here to register.

Forgotten your password?
Request a new one here.

Search

Promo

Shoutbox

You must login to post a message.

19-12-2016 06:56
test

16-12-2016 07:33
Tuliskan PEsan anda untuk Proses akrivasi USer setelah anda mengakrifasi melalui Email...

16-12-2016 07:31
TEsting PEsan

Forum Threads

Tugas makalah singgih adhitya

News

TUGAS MATA KULIAH ETIKA PROFESI
“ MAKALAH CYBER ETHICS “







NAMA : SINGGIH ADHITYA
NIM : 16.04.1786
MATA KULIAH : ETIKA PROFESI



PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI 1 TAHUN
LEMBAGA PENDIDIKAN ALFABANK
SEMARANG
2016



KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dan harapan saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman saya, Saya yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu saya sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah.




Semarang, 15 Desember 2016


Singgih Adhitya







DAFTAR ISI

Kata Pengantar 1
Daftar Isi 2
Bab I Pendahuluan 3
Latar Belakang 3
Tujuan Penulisan 4
Metode Penulisan 4
Bab II Pembahasan 5
Pengertian Cyber Ethics ............................................ 5
Tata cara berinternet yang baik 6
Beberapa contoh pelanggaran cyber ethics 8
Faktor pengaruh terjadi cyber ethics 9
Bab III Penutup 11
Kesimpulan 11
Saran 11
Daftar Pustaka 12






BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Didasari dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan didorong dengan kebutuhan manusia yang semakin meningkat dengan keterbatasan ruang dan waktu maka terbentuklah sebuah media yang dapat mempermudah masyarakat untuk menjalin komunikasi dan berinteraksi, yaitu media Internet yang sering disebut dengan dunia maya. Dunia firtual ini atau dunia maya merupakan dunia kedua setelah dunia nyata.untuk melakukan segala rutinitas dan aktifitas yang tidak memungkinkan kita berada di dua tempat sekaligus.
Dunia maya merupakan salah satu fasilitas yang digunakan untuk berbaagai kegiatan atau aktifitas seperti yang di lakukan di dunia nyata, oleh sebab itu dikarenakan banyak kesamaan antara dunia nyata dengan dunia maya maka perlu adanya etika dalam berkehidupan didalam kedua dunia tersebut.
Etika yang bersumber dari masyarakat untuk berkehidupan bermasyarakat. Karena dunia maya semakin berkembang pesat sehingga tidak adanya batasan komunikasi yang disebabkan tidak adanya pertemuan secara langsung namun kini telah di temukan kembali sebuah teknologi atau fasilitas yang dapat menunjang hal tersebut misalnya Webcam, sehingga terjadi interaksi langsung anatra individu yang satu dengan yang lainnya Oleh karena itu maka disusunlah makalah ini demi menunjang permasalahan yang dihadapi akibat dampak perkembangan Dunia Maya yang semakin pesat.








Permasalahan

Permaslaahan yang diakibatkan dari perkembangan dunia maya ini yang dapat disimpulkan oleh penulis antara lain:
 Banyak para pengguna Dunia maya / Internet tidak memahami cara penggunaan fasilitas Internet dengan baik
 Kurang beretikanya para pengguna Internet / dunia maya dalam kehidupan sehari-hari baik bermasyarakat, social dan budaya.
 Kurang adanya penerapan etika dalam dunia internet

Tujuan

1. Mampu menjelaskan cara penggunaan Internet dengan baik dan benar
2. Mampu menjelaskan etika yang baik bagi para pengguna internet dalam berkehidupan sehari-hari
3. Menjelaskan bentuk penerapan etika yang baik di dunia maya / internet


Metode Penulisan

Pada penyusunan makalah ini, penulis menggunakan metode studi pustaka, penulis melakukan studi pustaka dengan menggunakan media internet.









BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN CYBER ETHICS
Cyber Ethics apa sih? Cyber Ethics adalah “the study of ethics pertaining to computer networks, encompassing user behavior and what networked computers are programmed to do, and how this affects individuals and society.”
Maksud dari pengertian di atas adalah Cyber Ethics adalah sebuah disiplin ilmu dalam etika yang berkaitan dengan jaringan komputer, perilaku pengguna mencakup jaringan komputer yang diprogram, dan bagaimana ini mempengaruhi individu dan masyarakat.
Lalu mengapa cyber ethics harus ada?
Perkembangan dunia maya sungguh lebih pesat dibanding dengan perkembangan komputer itu sendiri, semakin banyak konten dan berbagai hal yang berlalu lalang dalam dunia maya. Semua hal itu harus dikelola dan diatur dengan baik agar tidak terjadi kesalahan penggunaan.
Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam dunia maya, adalah :
a. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
b. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
c. Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak tidak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
d. Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya “penghuni” baru di dunia maya tersebut.



B. TATA CARA BERINTERNET YANG BAIK
Cara berinternet yang baik
1) Menjadikan internet sebagai media informasi yang baik
Sebagai mana kita maklumi bersama media internet adalah sebuah media yang mungkin sangat luas dan bebas. Hampir semua data informasi sudah mulai dapat di akses dari internet tanpa ada batasan yang baik atau buruk. Hal ini sangat penting bagai mana kita bisa memanfaatkan internet sebagai media informasi yang baik.
Karena jika sebuah informasi yang buruk yang kita dapatkan, maka itu hanya akan membuat buruk diri kita sendiri. Informasi yang baik bisa saja sebagai media pelajaran bagi para siswa atau maha siswa yang ingin mendapat informasi tentang makalah atau artekal ilmiyah yang sedang mereka garap. Sudah menjadi trend di kalangan mahasiswa tentang semua itu, nah sebagian cara menggunakan internet dengan baik adalah menggunakan nya sebagai media informasi yang bermanfaat.
Untuk mendapatkan sebuah informasi yang baik kita bisa mengakses situs atau blog yang memberikan pembelajaran atau sebuah blog yang membagikan tips-tips berguna. Pengetahuan tentang itu bisa kita terapkan di kehidupan kita, misalkan situs kesehatan, situs UKM yang membicarakan perkembangan usaha terbaru dan kreatif, atau situs lain nya.

2) Menjadikan Internet Sebagai Lahan Bisnis Sampingan
Pengguna yang baik adalah pengguna yang mampu mengambil manfaat dari segala sesuatu yang di jumpai nya, tidak perduli itu di sekitar rumah nya sendiri atau pun yang mungkin jauh. Tidak terkecuali termasuk juga dalam sesuatu itu adalah internet, sekarang dan mungkin yang akan datang sejumlah usaha yang di garap menggunakan internet semakin marak berjalan, jika orang lain mampu memanfaatkan semua itu maka seharus nya lah kita pun bisa memanfaat kan internet sebagai lahan usaha kita.
Apakah itu usaha utama kita atau usaha sampingan kita. Cara menggunakan internet dengan baik adalah bagai mana kita bisa memanfaatkan internet itu sendiri. Alhamdulillah! di luar sana ada banyak halaman situs yang menyajikan informasi tentang bisnis-bisnis online maupun ofline. Seperti situs Hakun.id! Team kreatif nya belakangan mengangkat banyak topik pembahasan seputar dunia bisnis, seperti ; Bagaimana cara berbisnis online yang menghasilkan, dll.

3) Menjadikan Internet Sebagai Tempat Bersosialisasi
Selain menjadikan internet sebagai media informasi yang bermanfaat atau sebuah tempat kita mendapatkan penghasilan sampingan, sebenar nya masih tergolong penggunaan internet yang baik jika kita gunakan sebagai media kita besosialisasi. Walau pun pada bagian ini harus di pertanyakan spesifikasi nya bersosialisasi yang bagai mana yang baik di internet, terkadang dengan bersosialisasi orang akan mendapatkan manfaat yang banyak dari semua itu tapi juga terkadang hal itu mendapat hasil yang buruk jika kata bersosialisasi di salah gunakan.
” Seperti bersosialisasi untuk mencari pasangan kencan padahal sudah mempunyai pasangan hidup “
kasus ini sering kita temukan di mana banyak nya akun anonim di media sosial yang entahlah apa tujuan nya, banyak kasus buruk terjadi dengan alasan bersosialisasi seperti kasus pelecehan oleh seseorang teman di media sosial nya, mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas hingga menjadikan itu sebuah karakter ampunya media sosial, menghujat individu, golongan atau pihak tertentu yang padahal itu semua bukan malah merugikan orang lain justru merugikan diri sendiri.








C. BEBERAPA CONTOH PELANGGARAN CYBER ETHICS :
Kasus Cyber Ethics
1. Cyber Crime
Seiring dengan perkembangan jaman banyak cara yang dilakukan dalam kejahatan di dunia maya atau Cyber crime. pengertian dari cybercrime itu sendiri adalah tindak criminal yang dilakukan dengan menggunakan teknologi computer sebagai alat kejahatan utama. Cyber crime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi computer khusunya internet.

2. Penipuan
kejahatan yang sekarang sedang marak di dunia maya, adalah penipuan. penipuan dalam bentuk transaksi jual beli barang dan jasa. Modus operandi penipu online ini pun dilakukan dengan berbagai cara, ada yang menjual melalui milis, melalui forum, melalui mini iklan, text-ad. dengan mengaku berada di kota yang berbeda dengan calon mangsanya, mereka memancing kelemahan dari para calon ‘pembeli’ yang tidak sadar mereka sudah terjebak.

3. Spyware
Sesuai dengan namanya, spy yang berarti mata-mata dan ware yang berarti program, maka spyware yang masuk dalam katagori malicious software ini, memang dibuat agar bisa memata-matai komputer yang kita gunakan. Tentu saja, sesuai dengan karakter dan sifat mata-mata, semua itu dilakukan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Setelah memperoleh data dari hasil monitoring, nantinya spyware akan melaporkan aktivitas yang terjadi pada PC tersebut kepada pihak ketiga atau si pembuat spyware.






D. FAKTOR PENGARUH TERJADI CYBER ETHIC
Pemicu-pemicu pelanggaran cyber ethic umumnya adalah:
1. Motivasi pembuktian diri untuk pengakuan dari orang lain atau kesenangan Pada faktor ini, tampak bahwa pelaku ingin membuktikan keahliannya di bidang TI kepada orang lain. Bentuk kejahatan atau pelanggaran ethic yang dapat dilakukan misalnya menyerang situs (hacking) dan mengubah sebagian isi (content) sehingga informasi yang ditampilkan akan menyesatkan pengunjungnya. Bisa juga mengirimkan email dengan attachment yang sudah mengandung virus yang telah diciptakannya agar orang tahu bahwa virus tersebut adalah buatannya.

2. Dorongan untuk melakukan ‘peperangan tanpa batas’ Orang-orang yang memiliki motivasi ini adalah orang-orang terpelajar yang saling menyerang satu sama lain. Pelanggaran yang dilakukan misalnya membuat situs yang isinya menyerang atau memberi informasi yang merugikan suatu pihak secara spesifik atas perbuatan yang dilakukan pihak lawan. Pada waktu Indonesia dituduh melakukan atau membiarkan kekerasan dan perkosaan yang terjadi atas saudara-saudara kita etnis China di sini pada Mei 1998, puluhan atau ratusan hackers dari China daratan dan perantauan serta simpatisannya di seluruh dunia melakukan pembobolan halaman-halaman utama situs-situs Indonesia. Akibatnya, beberapa tampilan wajah situs dimasuki gangguan para hackers. Sementara pada waktu Australia melakukan sweeping terhadap warga Muslim Indonesia minggu-minggu setelah ledakan bom Bali, para hackers Indonesia melakukan penetrasi gangguan ke banyak situs Australia. Tidak jelas akibat-akibat apa yang ditimbulkan oleh serangan hackers tersebut. Laporan yang diterima hanya terbatas kerusakan pada tampilan muka dan halaman utama saja.



3. Motivasi mencari keuntungan ekonomis Faktor ini sangat jelas tujuannya yaitu untuk ‘mensejahterakan’ pelakunya dengan keuntungan ekonomis yang didapat. Duplikasi situs seperti BCA dapat dikatakan terpicu pada motivasi ini. Dengan informasi banking yang telah diperoleh maka pelaku dapat melakukan transaksi keuangan seperti transfer ke rekeningnya pribadi atau milik orang lain yang masih kerabatnya –terlepas dari pengakuan pelaku bahwa tidak satu pun rekening dan pin yang telah digunakan untuk bertransaksi.























 
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Cyberethics atau etika berinternet adalah suatu aturan tidak tertulis yang dikenal di dunia teknologi informasi.
Netiquette secara umum berarti Aturan‐aturan/kebiasaan/etika/etiket umum yg berlaku di seluruh dunia, sehingga para pelaku internet dapat dengan nyaman dalam berinteraksi di dunia maya.
1. Cara menggunakan fasilitas Internet yang baik dan benar adalah dengan mengikuti kaidah etika atau tata aturan sederhana yang dapat kita lakukan seperti:
1. Bertegur sapa dengan tulisan bukan fisikal
2. Dengan membiasakan bertindak sopan
3. Mengikuti peraturan yang telah ada sebelumnya
2. Dengan mengetahui etika atau kode etik yang sering kali kita lupakan dalam berinteraksi di dunia maya. Dan apabila kita dapat menyadari kesalahan yang sering terjadi ini dan berusaha memperbaikinya maka akan terwujud etika pengguna internet atau dunia maya yang lebih bersopan santun dalam bermasyarakat, social dan budaya.
3. Dengan mengetahui, aturan main dan menyadari serta sebisa mungkin untuk menghindari kesalahan seperti yang dijelaskan pada point pertama dan kedua, maka penerapan etika di dalam dunia maya akan dapat berlangsung tentunya dengan kesadaran masing-masing pengguna. Maka yang sangat berperan dalam hal ini ada pribadi dari masing-masing pengguna yang menentukan keberhasillannya.

SARAN
Taatilah/ patuhilah cyber ethis {etika cyber(dunia maya)} misalnya di dalam menggunakan internet dll.

DAFTAR PUSTAKA

https://tugasetika5.wordpress.com/pengenalan-cyber-ethics/
http://en.wikipedia.org/wiki/Cyberethics.
https://pustaka.my.id/cara-menggunakan-internet-dengan-benar/
http://ardhylukito.blogspot.co.id/2013/04/cyber-ethic-dan-contoh-kasusnya.html

Comments

No Comments have been Posted.

Post Comment

Please Login to Post a Comment.

Ratings

Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
Render time: 0.20 seconds
1,467,318 unique visits