Login

Username

Password



Not a member yet?
Click here to register.

Forgotten your password?
Request a new one here.

Search

Promo

Shoutbox

You must login to post a message.

19-12-2016 06:56
test

16-12-2016 07:33
Tuliskan PEsan anda untuk Proses akrivasi USer setelah anda mengakrifasi melalui Email...

16-12-2016 07:31
TEsting PEsan

Forum Threads

tugas etika profesi citra

News

TUGAS MAKALAH ETIKA PROFESI

KODE ETIK PROFESI











Ellisabeth Citra Syavitri Sari
Nim : 16.02.1844


BAB I
PENDAHULUAN

1) Latar Belakang
Makalah ini membahas tentang kode etik profesi secara umum. Beberapa paparan di dalam makalah ini membahas pengertian kode etik menurut para ahli dan tujuan dibuatnya kode etik dalam setiap bidang keprofesian.

2) Rumusan Masalah
a) Pengertian kode etik
b) Maksud dan tujuan kode etik
c) Bagaimana penetapan kode etik
d) Sanksi pelanggaran kode etik
e) Fungsi kode etik

3) Tujuan Dan Manfaat
a) Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan penulisan makalah ini sebagai berikut :
i) Untuk mengetahui pengertian kode etik
ii) Untuk mengetahui apa saja fungsi dan tujuan organisasi profesi.
b) Manfaat Penulisan
i) Mahasiswa mendapat pengalaman dalam membuat makalah serta menambah wawasan terkait kode etik profesi.
ii) Mahasiswa dapat mengetahui fungsi dan tujuan organisasi profesi.



BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN, MAKSUD SERTA TUJUAN KODE ETIK
1. Pengertian Kode Etik
Menurut Homby,dkk (1962) sebagai berikut :
a) Code as collection of laws arranged in a system, or system of rules and principle that has been accepted by society or class or group of people. ( kode merupakan kumpulan aturan yang disusun dalam sebuah sistem atau sistem aturan dan prinsip-prinsip yang di terima oleh masyarakat atau sebuah kelas atau sekelompok orang )
b) Ethic as system of moral principles, rules of conduct. ( etika merupakan sebuah sistem dari prinsip-prinsip moral, aturan dari tingkah laku )
Secara umum etika dapat diartikan sebagai suatu disiplin filosofis yang sangat diperlukan dalam interaksi sesama manusia dalam memilih dan memutuskan pola perilaku yang sebaik-baiknya berdasarkan moral yang berlaku.
Istilah kode etik terdiri dari dua kata yakni “kode” dan “etik”. Secara harfiah “kode” artinya aturan, sedangkan “etik” berasal dari bahasa Yunani, “ethos” yang berarti watak, adab atau cara hidup, kesopanan (tata susila), atau hal-hal yang berhubungan dengan kesusilaan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.
Dengan demikian, kode etik keprofesian (professional code of ethic) pada hakekatnya merupakan suatu sistem peraturan atau perangkat prinsip-prinsip perilaku yang telah diterima oleh kelompok orang yang tergabung dalam himpunan organisasi keprofesian tertentu.
Sementara menurut pendapat lain, Kode etik adalah suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu.
kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial,namun bila ada kode etik dengan sanksi yang berat,maka termasuk ke dalam kategori norma hukum.



2. Maksud Dan Tujuan Kode Etik Profesi
Maksud dan tujuan pokok kode etik adalah untuk menjamin agar tugas pekerjaan keprofesian tersebut dapat terwujud sebagaimana mestinya dan kepentingan semua pihak terlindungi sebagaimana layaknya. Pihak penerima layanan keprofesian diharapkan dapat terjamin haknya dalam memperoleh kualitas jasa pelayanan yang sesuai dengan kewajibannya untuk memberikan imbalannya, baik yang bersifat finansial maupun secara sosial, moral, kultural dan lainnya. Pihak pengemban tugas pelayanan keprofesian diharapkan juga terjaga martabat, wibawa dan kredibilitas pribadi dan keprofesiaannya serta hak atas imbalan yang layak yang sesuai dengan kewajiban jasa pelayanannya.

B. PENETAPAN KODE ETIK
Kode etik hanya dapat ditetapkan oleh suatu organisasi profesi yang berlaku dan mengikat para anggotanya. Lazimnya, penetapan kode etik dilakukan pada suatu kongres organisasi profesi. Kode etik suatu organisasi profesi hanya akan mempunyai pengaruh yang kuat dalam menegakkan disiplin di kalangan profesi tersebut, apabila semua orang yang menjalankan profesi tersebut menjadi anggota dalam organisasi profesi yang bersangkutan.
Apabila setiap orang yang menjalankan suatu profesi secara otomatis tergabung kedalam suatu organisasi atau ikatan professional, maka barulah ada jaminan bahwa profesi tersebut dapat dijalankan dengan baik, karena setiap anggota organisasi profesi yang melakukan pelanggaran serius terhadap kode etik profesi dapat dikenakan sanksi.

C. SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK
Ada kalanya Negara mencampuri urusan profesi, sehingga hal-hal yang semula hanya merupakan kode etik suatu profesi tertentu dapat meningkat menjadi peraturan hukum atau undang-undang.
Apabila demikian halnya, maka aturan yang awalnya sebagai landasan moral dan pedoman perilaku meningkat menjadi aturan yang memberikan sanksi-sanksi hukum yang sifatnya memaksa, baik berupa sanksi perdata maupun sanksi pidana.
Sebagai contoh, jika seorang anggota profesi bersaing secara tidak jujur dan jika kecurangan itu dianggap serius ia dapat dituntut ke pengadilan.
Karena kode etik adalah landasan moral dan merupakan pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan, maka sanksi terhadap pelanggaran kode etik akan mendapat celaan dari rekan-rekannya, sedangkan sanksi terberat adalah si pelanggar dikeluarkan dari organisasi tersebut, menandakan aturan organisasi tersebut telah berjalan dengan baik.

D. FUNGSI KODE ETIK PROFESI
Pada dasarnya kode etik memiliki dua fungsi ganda, yaitu sebagai perlindungan dan pengembangan bagi profesi. Fungsi seperti itu sama dengan yang dikemukakan oleh :
(1) Gibson and Michel (1945 : 449) yang lebih mementingkan pada kode etik sebagai pedoman pelaksanaan tugas professional dan pedoman bagi masyarakat sebagai seorang professional.
(2) Biggs and Blocher (1986 : 10) mengemukakan tiga fungsi kode etik yaitu :
(a) Melindungi suatu profesi dari campur tangan pemerintah.
(b) Mencegah terjadinya pertentangan internal dalam suatu profesi.
(c) Melindungi para praktisi dari kesalahan praktik suatu profesi.
Secara umum, fungsi kode etik dibuat dalam suatu profesi itu antara lain sebagai berikut:
 Melindungi pekerjaan sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditetapkan sesuai perundang-undangan yang berlaku
 Mengontrol terjadinya ketidakpuasan dan persengketaan dari para pelaksana, sehingga dapat menjaga dan meningkatkan stabilitas internal dan eksternal pekerjaan.
 Melindungi para praktisi di masyarakat, terutama dalam hal adanya kasus-kasus penyimpangan tindakan.
 Melindungi anggota masyarakat dari praktek-praktek yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku.
 Menjaga dan memelihara kesejahteraan anggotanya.
 Meningkatkan mutu dan pengabdian anggota profesi.

BAB III
PENUTUP

A. Rangkuman Materi
 Kode etik keprofesian (professional code of ethic) pada hakikatnya merupakan suatu sistem peraturan atau perangkat prinsip-prinsip perilaku yang telah diterima oleh sekelompok orang yang tergabung dalam himpunan organisasi keprofesian tertentu.
 Adapun maksud dan tujuan pokok diadakannya kode etik adalah untuk menjamin agar tugas-pekerjaan keprofesian itu terwujud sebagaimana mestinya dan kepentingan semua pihak terlindungi sebagaimana layaknya.
 Fungsi kode etik profesi ialah seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan professional sebuah profesi.

B. Kesimpulan
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam pelaksanaannya memerlukan atau menuntut keahlian, menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi. Suatu pekerjaan dapat dikatakan profesi jika memiliki syarat-syarat tertentu.
Setiap profesi memiliki kode etik masing-masing, kode etik adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan kehidupan sehari-hari (undang-undang nomor 8 tahun 1974). Pada dasarnya tujuan merumuskan kode etik dalam suatu profesi adalah untuk kepentingan anggota dan untuk kepentingan organisasi profesi itu sendiri.

Sumber
http://idhaeinsteinnizda.blogspot.co.id/2016/03/makalah-pengertian-maksud-serta-tujuan.html
http://cyberlawncrime.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-etika-kode-etik-dan-fungsi.html

Comments

No Comments have been Posted.

Post Comment

Please Login to Post a Comment.

Ratings

Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
Render time: 0.08 seconds
1,523,664 unique visits